17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Diselamatkan Kapal Tanker di Laut Jawa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapal tanker MT Transko Arafura milik PT Pertamina Trans Kontinental yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga membantu penyelamatan 17 korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Laut Jawa, sekitar 19 mil laut utara Pulau Sapudi. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan kru kapal berkoordinasi dengan Basarnas, otoritas terkait, dan kapal lain di lokasi. Operasi penyelamatan melibatkan enam kapal dan satu kapal tug boat. Hingga kini, pencarian, evakuasi, dan pendataan korban masih berlangsung oleh otoritas berwenang. Kitty menegaskan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan mengapresiasi keberanian serta profesionalisme kru. Pertamina Patra Niaga menyampaikan keprihatinan dan berharap korban yang belum ditemukan segera ditemukan. MT Transko Arafura adalah kapal tanker produk minyak berbendera Indonesia, dibangun 2016, kapasitas sekitar 3.500-3.650 DWT, terklasifikasi Biro Klasifikasi Indonesia, dan mendukung distribusi BBM dengan standar keselamatan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.40
Kapal Tanker Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.14
Kapal Pertamina Patra Niaga MT Transko Arafura Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.03
5 Anak Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tak Tercatat di Manifes, Ini Kata Perusahaan
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.37
KNKT Harus Temukan Bangkai KMP Mutiara Sentosa 2 Sebelum Ungkap Penyebab Kebakaran
Berita terkait
Pertamina Serahkan 16 Korban Kapal Virgo ke Basarnas
Detik.com · 14 September 2026 pukul 21.31
Pertamina Serahkan 16 Korban Kapal Virgo ke Basarnas, 1 Orang Meninggal
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 17.44
Kapal Pertamina Selamatkan 16 Korban KMP Virgo yang Tenggelam di Laut Jawa
kumparan · 13 September 2026 pukul 12.45
Kapal Pertamina Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08 yang Tenggelam
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.40