34 Tahun Eksis, Ini Jurus Chandra Asri Group Bangun Industri Petrokimia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Chandra Asri Pacific Tbk menjadi bagian penting dalam perjalanan pertumbuhan industri Indonesia sejak 1992. Perusahaan pertama yang mengoperasikan naphtha cracker di Indonesia, Chandra Asri Group membangun fondasi industri petrokimia nasional dan terus melayani kebutuhan industri dalam negeri melalui produk yang digunakan di sektor kemasan, otomotif, konstruksi, dan elektronik.
Dalam 34 tahun, Chandra Asri Group berkembang melalui diversifikasi bisnis dan ekspansi regional. Proyek Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon dengan investasi lebih dari USD 800 juta dianggap krusial untuk mengurangi ketergantungan impor bahan kimia dasar. Akuisisi Aster Chemicals and Energy memperluas pijakan di sektor energi dan kimia, sementara integrasi jaringan Esso di Singapura memperkuat pengalaman dalam pengelolaan bisnis energi.
Pengembangan infrastruktur melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk mencakup layanan daya, air industri, kepelabuhanan, dan logistik. Chandra Asri Group juga membangun platform energi yang mendukung kebutuhan bisnis dalam jangka panjang. PT Chandra Asri Sentral Solusi berperan sebagai mitra strategis untuk mendukung operasional di Singapura dengan menggunakan teknologi digital. Erwin Ciputra menegaskan komitmen untuk terus membangun kapabilitas yang memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.34
Kementerian ESDM Sebut Penyaluran B50 Capai 94 Persen
Berita terkait
Pertamina Buka Kemitraan SPBU di 25 Provinsi, Ini Daftarnya
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 15.30
PLN Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Investasi Sukabumi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.55
Emiten RI Ini Mau Caplok 75% Saham Aztech Pandu Persada
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.45
Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia guna Sokong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.03