'80-90% Menteri Tidak Loyal pada Presiden Prabowo'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kebijakan publik Syukur Mandar menilai 80-90% menteri Kabinet Merah Putih tidak loyal pada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, loyalitas tidak diukur dari kehadiran dalam rapat atau pujian, tetapi dari kemampuan mengendalikan regulasi yang diterima. Syukur menegaskan kegagalan pemerintahan sering berasal dari internal kabinet, di mana hampir semua kementerian gagal menjalankan tugas yang diberikan presiden. Ia mendorong Prabowo untuk tidak hanya mengandalkan loyalis, tetapi juga menempatkan orang yang kompeten dan mampu mengoperasikan kebijakan dengan baik. Dalam kanal YouTube-nya, Syukur menyampaikan bahwa presiden harus memastikan lingkaran dekatnya terdiri dari orang-orang yang jenius dan mampu menjalankan kebijakan secara efektif.
Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo terdiri dari 112 anggota, termasuk 48 menteri, 56 wakil menteri, dan 8 pejabat setingkat menteri. Untuk menjaga kesinambungan pemerintahan, Prabowo kembali mengambil 17 menteri dari Kabinet Indonesia Maju di bawah Jokowi dan mempertahankan 9 wakil menteri dari kabinet sebelumnya. Namun, menurut Syukur, keberadaan sejumlah menteri yang tidak mampu mengendalikan regulasi menjadi beban bagi pelaksanaan kebijakan presiden. Ia menekankan bahwa tata kelola kementerian dan lembaga yang dijalankan oleh menteri harus sesuai dengan keingikan presiden agar tidak perlu turun tangan langsung dalam menyelesaikan masalah internal pemerintahan.
Bagikan
Berita terkait
Akademisi Soroti Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan Presiden Prabowo, Pertanyakan Berbagai Program
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 14.27
2 Tahun Kerja Keras, Prabowo Sebut Banyak Menterinya Masuk Rumah Sakit
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.15
PD soal Isu Reshuffle: Siapa dan Dari Mana Menterinya, Sepenuhnya Presiden
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 05.19
Analogi Soeharto: Prabowo Diingatkan 'Pemberontakan Datang dari Dalam Istana'
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 07.20