Abu Erupsi Anak Krakatau Merembet, Ekonomi RI Ikut Terpapar?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 September 2020 menyebarkan abu vulkanik ke Banten, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan, menyebabkan gangguan transportasi udara. Hingga 7 September, 2.961 penerbangan dan sekitar 341 ribu penumpang terdampak. Para ahli ekonom menilai dampaknya melebihi sektor penerbangan, meluas ke pariwisata, hotel, restoran, transportasi, ritel, dan UMKM akibat pembatalan perjalanan yang menyebabkan penurunan transaksi harian. Sektor logistik juga terganggu karena penutupan ruang udara memaksa barang beralih ke moda darat atau laut, meningkatkan biaya dan menunda jadwal produksi, khususnya untuk komoditas bernilai tinggi, obat-obatan, dan kiriman ekspres.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.11
6 Gunung Erupsi, Pemerintah Pantau Dampaknya ke Ekonomi dan Logistik
Berita terkait
Bromo Ditutup Imbas Karhutla, Ketua DPR Minta Pemerintah Asesmen Dampak Ekonomi
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 19.00
Erupsi Anak Krakatau Bikin Bandara Tutup, Pengusaha Ngaku Rugi Segini
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 08.10
Update Erupsi Anak Krakatau: 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 07.41
Menpar Dorong Lulusan Poltekpar NHI Bandung Jadi Generasi Pariwisata Kritis dan Berintegritas
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.19