Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada perdagangan Rabu (6/8/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp273,5 miliar secara agregat di pasar saham Indonesia. Namun, terjadi rotasi dana yang signifikan ke sektor energi dan petrokimia. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi saham yang paling banyak diborong dengan net buy Rp317,7 miliar, diikuti Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp105,6 miliar, Petrosea (PTRO) Rp100,7 miliar, Timah (TINS) Rp41,2 miliar, Vale Indonesia (INCO) Rp24,1 miliar, dan Semen Indonesia (SMGR) Rp16,3 miliar.
Rotasi ini dipicu membaiknya sentimen global, termasuk harapan meredanya konflik Timur Tengah dan kemajuan negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz yang membuat harga minyak terkoreksi. Di sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 mencapai 5,29%, melampaui ekspektasi pasar. Meski demikian, arus masuk ke saham energi belum merepresentasikan kembalinya dana asing secara keseluruhan. Saham berkapitalisasi besar justru dilepas, dengan Bank Central Asia (BBCA) teratas di posisi net sell Rp215 miliar, diikuti Merdeka Battery Materials (EMAS) Rp109,7 miliar, Telkom Indonesia (TLKM) Rp96,7 miliar, Aneka Tambang (ANTM) Rp89,1 miliar, dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp79,6 miliar.
Bagikan
Berita terkait
Jelang Pengumuman MSCI, Asing Borong Saham RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.30
Asing Net Buy Rp393 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.05
IHSG Happy Weekend! Melesat 1% dan Tembus Level Psikologis 6.400
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 16.21
Asing Net Sell Rp339 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.15