Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Pada perdagangan Rabu (6/8/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp273,5 miliar secara agregat di pasar saham Indonesia. Namun, terjadi rotasi dana yang signifikan ke sektor energi dan petrokimia. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi saham yang paling banyak diborong dengan net buy Rp317,7 miliar, diikuti Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp105,6 miliar, Petrosea (PTRO) Rp100,7 miliar, Timah (TINS) Rp41,2 miliar, Vale Indonesia (INCO) Rp24,1 miliar, dan Semen Indonesia (SMGR) Rp16,3 miliar.

Rotasi ini dipicu membaiknya sentimen global, termasuk harapan meredanya konflik Timur Tengah dan kemajuan negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz yang membuat harga minyak terkoreksi. Di sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 mencapai 5,29%, melampaui ekspektasi pasar. Meski demikian, arus masuk ke saham energi belum merepresentasikan kembalinya dana asing secara keseluruhan. Saham berkapitalisasi besar justru dilepas, dengan Bank Central Asia (BBCA) teratas di posisi net sell Rp215 miliar, diikuti Merdeka Battery Materials (EMAS) Rp109,7 miliar, Telkom Indonesia (TLKM) Rp96,7 miliar, Aneka Tambang (ANTM) Rp89,1 miliar, dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp79,6 miliar.

Berita terkait