Ada Bau Politik di Balik Penggantian Kapolri dari Listyo Sigit Prabowo ke Suyudi Ario Seto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto melakukan penggantian Kapolri dari Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ke Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam waktu singkat, sekaligus dengan perombakan Kabinet Merah Putih. Penggantian ini dilakukan melalui surat presiden tertanggal 30 September 2026, diikuti dengan uji kelayakan dan kepatutan Suyudi sebelum mendapatkan persetujuan Komisi III DPR. Pengamat politik Selamat Ginting menilai keputusan ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik pemerintahan, mengingat pengangkatan Kapolri merupakan hak prerogatif presiden namun melibatkan DPR sebagai bagian dari mekanisme ketatasaan sejak era reformasi. Menurutnya, ketika keputusan eksekutif melewati proses politik di parlemen, wajar jika publik membaca adanya dimensi politik dalam pergantian tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 08.58
ReJO Ucapkan Selamat Kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.02
Tongkat Pimpinan Baru Polri dari Jenderal Sigit ke Jenderal Suyudi
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 20.00
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ini Harapan Publik untuk Polri
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 15.31
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jabat Wakapolri
Berita terkait
Dilantik Presiden Prabowo, Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru Gantikan Listyo Sigit
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.51
Puan Bongkar Alasan Prabowo Cuma Ajukan Satu Nama untuk Gantikan Listyo Sigit
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.01
Dilantik Prabowo Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Janji Lanjutkan Warisan Listyo Sigit
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 16.52
Listyo Sigit Lengser, Jokowi Akhirnya Buka Suara: 'Memang Sudah Saatnya'
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.41