Adu Gagasan Calon Anggota BPK: Revitalisasi IPKN hingga AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/1097050/original/024845800_1451399636-20151229-BPK-RI-YR-1.jpg)
Empat calon anggota BPK periode 2026-2031, yaitu Haruman Achsien, Asep Rahmat Suwandha, Muhammad Imam Bagus Asmara, dan Kartika Sismiantari, menyampaikan gagasan kepada Komisi XI DPR. Iggi Achsien menekankan revitalisasi IPKN untuk menjaga marwah dan independensi BPK, dengan empat fungsi utama: standar profesional, pusat pengetahuan, ethic champion, dan community of practice. Asep Suwandha menawarkan kolaborasi BPK-DPR dengan lima langkah, termasuk audit berbasis manfaat, audit lintas sektor, dan pemanfaatan AI untuk analisis data keuangan. Imam Bagus Asmara fokus pada sinergi tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dengan aparat hukum untuk pemulihan kerugian negara. Kartika Sismiantari menyoroti pentingnya dampak audit bagi masyarakat. Semua calon anggota menekankan perluasan akses data, peningkatan integritas, dan pemanfaatan teknologi seperti AI untuk deteksi dini risiko.
Bagikan
Berita terkait
BPK Bakal Terapkan Sistem Audit Pakai AI, Dimulai Tahun Depan
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.11
Alasan Komisaris PLN Indonesia Power Iggi Haruman Daftar Calon Anggota BPK
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 18.45
Danantara Targetkan Laporan Keuangan 2025 Rampung Bulan Ini
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 13.24
Diperiksa KPK Terkait Audit di Muara Enim, Anggota BPK V: Sudah Kami Sampaikan
kumparan · 28 September 2026 pukul 23.32