Agen AI Mulai Jadi Tenaga Kerja, SailPoint Minta Perusahaan Batasi Hak Akses
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan agen AI sebagai tenaga kerja digital menuntut perusahaan mengubah strategi keamanan identitas. SailPoint menekankan bahwa identitas nonmanusia harus dikelola seketat identitas manusia, dengan menerapkan prinsip hak akses minimum yang hanya diberikan saat dibutuhkan (Just-in-Time Privilege) untuk memitigasi risiko pembajakan.
Perusahaan wajib menerapkan 'immutable human ownership', di mana setiap agen AI memiliki manusia yang bertanggung jawab. Selain itu, diperlukan visibilitas penuh melalui proses discovery terhadap token, API key, dan akun AI, serta pencatatan seluruh aktivitas untuk kebutuhan audit dan remediasi. Keamanan harus diintegrasikan sejak tahap pengembangan agen AI guna menghadapi tantangan aktivitas AI yang cepat dan masif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 08.00
Gemini AI Punya Fitur Minimize, Apa Fungsinya?
Berita terkait
Perkuat Ekosistem Keamanan Siber, MDI Ventures Raih Penghargaan Cyber Security 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.23
Ketika Model AI semakin Sulit Dipahami
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.13
Model AI Super Canggih Astra Resmi Dirilis, Kemampuannya Bikin Waswas
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.25
Google Rilis Gemini 3.8 Flash, Klaim AI Keamanan Siber Paling Mumpuni
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.22