Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Agen AI Mulai Jadi Tenaga Kerja, SailPoint Minta Perusahaan Batasi Hak Akses

Penggunaan agen AI sebagai tenaga kerja digital menuntut perusahaan mengubah strategi keamanan identitas. SailPoint menekankan bahwa identitas nonmanusia harus dikelola seketat identitas manusia, dengan menerapkan prinsip hak akses minimum yang hanya diberikan saat dibutuhkan (Just-in-Time Privilege) untuk memitigasi risiko pembajakan.

Perusahaan wajib menerapkan 'immutable human ownership', di mana setiap agen AI memiliki manusia yang bertanggung jawab. Selain itu, diperlukan visibilitas penuh melalui proses discovery terhadap token, API key, dan akun AI, serta pencatatan seluruh aktivitas untuk kebutuhan audit dan remediasi. Keamanan harus diintegrasikan sejak tahap pengembangan agen AI guna menghadapi tantangan aktivitas AI yang cepat dan masif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait