AHY Singgung Kekuasaan Bukan Milik Seseorang Selamanya, Cukup 2 Periode, TNI-Polri Juga Harus Netral
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya netralitas aparatur negara dalam menjaga demokrasi dan keadilan pemilu. Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY meminta TNI, Polri, intelijen, hingga ASN tetap profesional dan tidak berpihak dalam kontestasi politik. Ia juga menegaskan fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik praktis.
AHY menyatakan bahwa setiap peserta pemilu harus mendapat perlakuan yang adil, dan kemenangan harus diperoleh melalui kepercayaan rakyat. Ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab, hukum yang dipercaya, pers bebas, dan mekanisme checks and balances.
AHY mengajak masyarakat belajar dari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang menunjukkan proses demokrasi yang damai setelah dua periode. Ia menegaskan bahwa kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu, bukan milik seseorang untuk selamanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 23.50
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
kumparan · 6 September 2026 pukul 02.00
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
Detik.com · 5 September 2026 pukul 23.25
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 23.11
AHY Tegaskan TNI-Polri hingga ASN Harus Netral Saat Pemilu
Berita terkait
AHY: Kekuasaan Adalah Milik Rakyat, bukan Seseorang
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 22.28
AHY: Kita Patut Belajar dari 10 Tahun Pemerintahan SBY
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 22.00
AHY Minta TNI-Polri Netral dalam Momentum Pemilu
JawaPos · 5 September 2026 pukul 23.46
HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY: TNI, Polri, ASN Harus Profesional-Netral dalam Pemilu
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 21.14