AI di Sektor Manufaktur Masih Terkendala Tata Kelola dan Integrasi Alur Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di sektor manufaktur masih terhambat oleh tantangan dalam tata kelola data dan integrasi ke dalam alur kerja operasional, menurut laporan The Data Readiness Index 2026 dari Cloudera. Laporan ini mengungkapkan bahwa sejumlah inisiatif AI dan analitik belum mampu memberikan pengembalian investasi (ROI) yang diharapkan karena kesenjangan dalam akses, pengelolaan, dan kinerja infrastruktur data. Dengan percepatan transformasi digital, perusahaan manufaktur harus mengelola data operasional, produksi, rantai pasok, pelanggan, dan IoT yang tersebar di berbagai lokasi dan lingkungan teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 14.30
Kembangkan Portofolio, Midea Perkuat Produksi Lokal, Teknologi AI hingga Perluas Pasar Global
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 21.16
Transformasi Industri Makin Digital, Kampus Didorong Siapkan SDM Adaptif
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.08
Garudafood Paparkan Transformasi Digital dan Energi Hijau di Hadapan Mahasiswa UB
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.12
Telkom Hadirkan SCALE untuk Perkuat Integrasi AI, Cloud, dan Keamanan Siber
Berita terkait
Kiat Sukses Transformasi Digital Perusahaan ala Sutanto Hartono
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 19.10
Bukan Cuma Ikut Tren, Ini Cara Tepat Menerapkan AI untuk Akselerasi Bisnis
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 09.48
Luhut Targetkan Penyaluran Bansos Digital Mulai Diuji Coba Awal 2027
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.40
Kuliah Umum di Universitas Sumatera Utara, Dr. Sabar L Tobing Beri Beasiswa Penuh
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.15