Air Perpipaan Jakarta Dikebut, Jaringan Bakal Tembus 16.234 Km
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Jakarta menargetkan cakupan layanan air minum perpipuan mencapai 100% pada 2029. Untuk mencapai target ini, kapasitas produksi air akan ditingkatkan hingga 32.950 liter per detik, sementara jaringan perpipuan diperluas hingga 16.234 kilometer. Perluasan jaringan ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada air tanah, menekan penurunan muka tanah, dan meningkatkan ketahanan kota terhadap perubahan iklim.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menekankan bahwa sebagian besar jaringan air di Jakarta telah berusia lebih dari dua dekade sehingga perlu dilakukan revitalisasi. Revitalisasi bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan mengurangi non-revenue water (NRW) atau kehilangan air yang signifikan.
Pengembangan layanan air ini juga mencakup pemanfaatan teknologi seperti smart water meter, integrated billing system, dan enterprise resource planning (ERP) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data. Selain itu, dilakukan penjajakan untuk penggunaan air dalam sistem water cooling data center serta pencarian alternatif pendanaan melalui creative financing. Arief Nasrudin memaparkan inisiatif ini dalam Private CEO Roundtable di New York sebagai bagian dari 81st UN General Assembly.
Bagikan
Berita terkait
Ikut Pramono ke New York, Dirut PAM Jaya Jajaki Investasi untuk Perluas Layanan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.33
PAM Jaya Pastikan Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Pengaruhi Kualitas Air Jakarta
VOI · 8 September 2026 pukul 11.30
PAM JAYA Gelar Prakualifikasi Ulang Mitra Strategis Proyek IPA
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.15
Anak Hashim Keponakan Prabowo Takjub Air Keran di IKN Bisa Diminum
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 08.00