Airlangga Sebut Bencana Bikin Ekonomi Kontraksi di Daerah Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa deretan bencana alam yang terjadi di Indonesia, seperti banjir bandang, gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan kebakaran hutan, dapat menyebabkan kontraksi ekonomi di daerah-daerah yang terdampak. Namun, dampac ini tidak diproyeksikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Pemerintah masih memantau dampak dari erupsi lima hingga enam gunung berapi di Indonesia, terutama terhadap penurunan aktivitas masyarakat. Di sisi logistik, sejumlah bandara besar yang terpaksa ditutup akibat abu vulkanik juga memberikan dampak signifikan pada sektor penerbangan dan pengiriman kargo, meski pemerintah mas masih menghitung total kerugian yang ditimbulkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa dampak bencana, khususnya erupsi Gunung Anak Krakatau, tidak akan signifikan bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Menurutnya, selama bencana hanya berlangsung beberapa hari dan tidak menimbulkan dampak yang sangat luas, dampaknya relatif kecil. Namun, ia mengakui bahwa provinsi seperti Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampat banjir bandang dan gempa cenderung mengalami dampak yang lebih besar dibandingkan daerah lain.
Bagikan
Berita terkait
Zulhas: Pemerintah Ganti Nama dan Kemasan SPHP jadi 'Beras Kita'
JawaPos · 8 September 2026 pukul 13.15
Kas Terbatas, Purbaya Seleksi Usulan Tambahan Anggaran Kementerian
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.03
TelkomGroup Optimalkan Aset Properti untuk Jaga Kepentingan Perusahaan
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.03
Harga Pangan 8 September 2026: Minyak Goreng Curah Mulai Turun
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 13.00