Airlangga Yakin Tudingan AS ke RI soal Transshipment Tak Pengaruhi Tarif Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa tudingan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia sebagai jalur transshipment barang asal China tidak akan mempengaruhi Kesepakatan Perdagangan Represif (ART) Indonesia-AS. ART telah ditandatangani dan masih menunggu proses lanjutan dari Section 301 AS. Jika terdapat penyempurnaan dalam proses tersebut, pemerintah Indonesia akan melakukan amandemen terhadap kesepakatan yang sudah ada. Tudingan ini muncul dari laporan bertajud "The Great Transshipment Scam" yang dirilis AS pada 13 Agustus. Laporan tersebut mengklaim bahwa eksportir China menggunakan praktik transshipment melalui Indonesia dan puluhan negara lain dengan cara mengemas ulang dan memalsukan asal barang untuk mendapatkan tarif impor yang lebih rendah di AS. Airlangga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia belum mengambil langkah khusup terkait tudingan ini dan hanya sedang memantau perkembangannya. Ia menambahkan bahwa tudingan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada dan tidak termasuk dalam pembahasan perundingan sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla Kalimantan, Ekonom Ingatkan Jangan Salah Baca
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.15
BSI kantongi laba Rp4,16 T hingga kuartal II 2026, tumbuh 11,08 persen
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 17.13
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Juga Akan Mengacu Jenis Kendaraan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.05
PTPN Siapkan Lahan 10.000 Ha Dorong Swasembada Bawang Putih
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.03