Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Amankah mencampurkan Pertamax dan Pertalite untuk kendaraan?

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong sebagian pemilik kendaraan mencampurkan Pertamax dan Pertalite untuk menghemat biaya operasional. Meski kedua BBM ini sama-sama bensin dan dapat dicampurkan, para ahli otomotif tidak menyarankan kebiasaan tersebut dilakukan secara terus-menerus karena dapat memengaruhi performa mesin dan mengurangi manfaat aditif.

Pertalite memiliki angka oktan RON 90 dengan zat aditif, sedangkan Pertamax beroktan lebih tinggi (RON 92) dan mengandung aditif seperti EcoSave untuk menjaga kebersihan ruang bakar. Pencampuran akan menghasilkan nilai oktan di antara keduanya, tetapi efektivitas aditif berkurang, sehingga pembakaran menjadi tidak optimal dan berpotensi menyebabkan penumpukan kerak karbon, knocking, atau detonasi prematur pada mesin.

Selain itu, pencampuran BBM dengan oktan berbeda dapat memengaruhi sistem elektronik kendaraan seperti ECU dan sensor knocking, terutama jika komposisi pencampuran berubah-ubah. Disarankan untuk menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan dan menghabiskan tangki terlebih dahulu sebelum beralih jenis BBM guna menjaga kinerja dan umur mesin.

Berita terkait