Amien Rais: Kongsi Prabowo-Jokowi Sudah Pecah dan Ini Perlu Kita Syukuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amien Rais, Ketua Majelis Syura Partai Ummat, menyatakan kerja sama politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi telah berakhir. Ia menilai perpecahan ini perkembangan yang perlu disyukuri demi kepentingan negara. Amien menyatakan Jokowi masih memiliki kepentingan politik untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2029, namun hal ini tidak mudah terwujud karena belum ada partai yang secara terbuka mendukung Gibran. Ia juga mengkritik praktik nepotisme dan meminta Jokowi melakukan evaluasi diri secara fisik dan mental. Namun, keakraban Prabowo dan Jokowi dalam perayaan HUT ke-81 RI menunjukkan hubungan mereka masih kuat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan kedekatan keduanya wajar dan sering disebut sebagai 'bestie'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.21
Kata Parpol-parpol soal Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.58
Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran, PKB: Beda Politik Tak Halangi Silaturahmi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.45
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Momen Akrab atau Sinyal Politik 2029?
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 16.12
Gerindra soal Pertemuan Sekjen Koalisi: Wajar, Dukung Program Prioritas Presiden
Berita terkait
Plan B Jokowi Jika Gibran Tak Lagi Jadi Cawapres Prabowo
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.00
Istana Bilang Bestie, Hubungan Prabowo dan Jokowi Diam-diam Disebut Sudah Pecah
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 09.20
Di Balik Kemesraan Prabowo, Jokowi dan Gibran, Perbedaan Warna Politik Disinggung PAN
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 01.00
Amien Rais sebut PSI Cuma Partai Kecil yang Mau Gibran Jadi Capres
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 20.02