Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Buka Suara soal Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua

Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman membuka suara terkait insiden penembakan yang menewaskan tiga petugas Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9) sore. Insiden ini terjadi saat rombongan 11 pegawai sedang menyalurkan bantuan ternak ke masyarakat setempat. Tiga korban yang tewas adalah WB (24), AR (49) sebagai Kepala Bidang Peternakan, dan AAM (35). Menurut Kementerian Pertanian, rombongan tersebut diadang dan ditembaki oleh pelaku kriminal bersenjata. Amran menyampaikan belasungkawa mendalam dan memastikan program bantuan pangan dan ternak di Papua tetap berjalan. Ia juga meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama TNI-Polri mengusut tuntas pelaku penembakan. Amran menekankan bahwa petugas pertanian tidak membawa ancaman dan negara harus hadir lebih kuat melindungi pahlawan pangan. Kementan dan Bapanas akan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap penembakan terjadi pukul 15.30 WIT. Korban WB mengalami luka tembak di pinggang kanan dan meninggal setelah penanganan medis, AR dan AAM meninggal di lokasi. Pasca kejadian, tim gabungan melakukan pengamanan, penyelidikan, dan evakuasi. Delapan saksi yang berada bersama rombongan diamankan. Penembakan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga, namun identitas dan motif pelaku masih dalam penyelidikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait