Antrean Ketapang-Gilimanuk Normal, ASDP Atur Ketat Kendaraan di Atas 20 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk kembali normal sejak Jumat (2/10/2026) sore setelah sempat mengalami peningkatan antrean. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan fokus bukan hanya mempercepat penguraian antrean, tetapi memastikan setiap kendaraan dapat dilayani secara aman sesuai karakteristik kendaraan, kapasitas kapal, dan kesiapan fasilitas pelabuhan. Pengaturan distribusi kendaraan berdasarkan jenis, dimensi, dan bobat kendaraan serta disesuaikan dengan karakteristik kapal dan fasilitas dermaga. Movable Bridge (MB) I, II, dan III melayani kendaraan kecil dan truk sedang, sementara LCM dan MB IV melayani kendaraan logistik berukuran besar, termasuk kendaraan dengan bobot di atas 20 ton. Pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemuatan berlangsung secara tertib serta menjaga kesesuaian antara karakteristik kendaraan, kapasitas kapal, dan fasilitas sandar. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah menuju penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) 2027. Untuk mendukung percepatan pemulihan layanan, ASDP menghadirkan KMP Portlink dan KMP Jatra I sebagai kapal perbantuan serta mengoptimalkan Dermaga 2 Ketapang. Konsistensi operasional diperkuat melalui peningkatan disiplin On Time Performance (OTP) yang dilaksanakan bersama Gapasdap, INFA, ASDP, BPTD, dan KSOP.
Bagikan
Berita terkait
26 Kapal Dikerahkan Urai Antrean Panjang Ketapang-Gilimanuk
Detik.com · 28 September 2026 pukul 22.43
ASDP Ungkap Antrean Kendaraan di Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai
Detik.com · 30 September 2026 pukul 21.00
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 17.01
Atasi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Pemprov Jatim Siapkan Rp6 Miliar
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.43