Apa Tugas Sri Mulyani Pimpin Pendanaan Bank Dunia untuk Negara Miskin?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani ditunjuk oleh Bank Dunia sebagai Ketua Bersama Independen Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) untuk proses penggalangan dana IDA22. Dalam perannya, ia akan memimpin upaya mengumpulkan dukungan kebijakan dan pendanaan bagi negara-negara termiskin di dunia, bekerja sama dengan Managing Director dan Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia Paschal Donohoe. IDA menyediakan pinjaman berbunga nol atau rendah serta hibah untuk proyek dan program yang mendorong pertumbuhan ekonomi, ketahanan, dan kesejahteraan masyarakat miskin.
Sri Mulyani dipilih dari daftar kandidat yang diseleksi oleh komite pencarian yang terdiri dari perwakilan negara donor dan peminjam. Pengalamannya mencakup jabatan Blavatnik World Leaders Fellow di Universitas Oxford, perempuan pertama yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia, serta mantan Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia, dan masuk daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh versi Forbes. Siklus penggalangan dana IDA22 akan dimulai dengan Mid-Term Review di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026, diikuti oleh pertemuan komitmen pendanaan pada Desember 2027, yang akan menentukan pembiayaan konsesional untuk 78 negara hingga 2031. Sejak didirikan pada tahun 1960, IDA telah mengalirkan lebih dari US$632 miliar untuk investasi di 115 negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 08.42
Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua Penggalangan Dana buat Negara Miskin
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.53
Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana untuk Negara Miskin
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 09.15
Sri Mulyani Lolos Seleksi Bank Dunia, Pimpin Pendanaan Negara Miskin
Berita terkait
Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan bagi Negara Miskin
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 07.13
Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Detik.com · 30 September 2026 pukul 15.28
Ketua DPD RI - Panglima Kopassus Bekerja Sama Realisasikan Program Karya Bakti Skala Besar di Bengkulu
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 16.39
Wawancara Khusus Gubernur Anwar Hafid: Viral Itu Bonus, Jadi Pemimpin Harus Mau Repot
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 07.03