Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

APBN 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Puan Ingatkan Pemerintah 4 Hal Ini

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 ditetapkan sebesar Rp 4.097,2 triliun, naik dari Rp 3.842,7 triliun pada APBN 2026. Kenaikan ini disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani dalam Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). Puan menekankan bahwa APBN adalah pilihan politik untuk sumber daya negara dan harus digunakan untuk program prioritas yang dirasakan masyarakat. Ia mencatat bahwa selama 16 tahun terakhir, APBN mengalami kenaikan signifikan, bahkan hampir 20 kali lipat dibandingkan dengan tahun 2000 yang hanya Rp 197 triliun.

Puan mengingatkan pemerintah agar memperhatikan empat hal dalam penyusunan APBN 2027. Pertama, pendapatan negara harus dikumpulkan secara adil tanpa melemahkan daya beli masyarakat dan dunia usaha. Kedua, belanja negara harus lebih berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Ketiga, defisit dan utang negara harus dikelola secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan beban tidak adil bagi generasi mendatang. Keempat, transfer ke daerah harus memperkuat pelayanan publik, ekonomi lokal, dan pemerataan pembangunan.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan. Menurut Puan, ukuran keberhasilan APBN bukan pada besarnya angka, tetapi pada sejauh mana kebijakan dan program dapat mengubah hidup rakyat menjadi lebih baik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait