Apindo Minta BUMN Tekstil Fokus Selesaikan Hambatan Struktural Industri TPT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung rencana pemerintah membentuk BUMN khusus tekstil dengan modal USD 6 miliar dari Danantara Indonesia. Shinta Kamdani, Ketua Umum Apindo, menyatakan sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan industri padat karya penting untuk ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan industri dalam negeri. Pemulihan industri TPT terbaru mencatat pertumbuhan 6,36 persen year on year pada KII-2026. Apindo menekankan kebijakan terintegrasi termasuk reinvestasi, pembiayaan modal kerja, modernisasi mesin, kemudahan akses bahan baku, harmonisasi tarif hulu-hilir, dan penertiban impor ilegal. Fokus utama adalah menyelesaikan ketimpangan struktural melalui peran BUMN sebagai aggregator rantai pasok dari hulu ke hilir.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil
kumparan · 22 September 2026 pukul 20.06
Investasi 6 Perusahaan Tekstil dan Pakaian Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 11.12
Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, Kadin Daerah Bersiap Ambil Peluang
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.10
Airlangga sebut insentif industri tekstil berupa PPN "outsourcing"
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 19.14