Aset Bank Syariah Nasional Tembus Rp 81 Triliun hingga Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532671/original/074530700_1773665215-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_17.56.11__1_.jpeg)
PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat laba kotor Rp 643,6 miliar hingga Juli 2026 dengan pertumbuhan 40% YoY. Aset BSN mencapai Rp 81,1 triliun (22,2% YoY), pembiayaan Rp 62 triliun (25,7% YoY), dan DPK Rp 64,1 triliun (14,8% YoY). Transformasi BSN berhasil setelah akuisisi Bank Victoria Syariah dan spin-off BTN pada Desember 2025. KPR Subsidi disalurkan 33.222 unit dengan outstanding Rp 37,95 triliun (24,18% YoY), sementara KPR Non-Subsidi mencapai Rp 18,64 triliun (18,56% YoY). Platform digital Bale Syariah memiliki 225.000+ pengguna aktif dengan transaksi Rp 4,88 triliun. BTN dan NU/Muhammadiyah mengharapkan BSN memperkuat pembiayaan perumahan dan UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.46
BSI Tuntaskan Transformasi Teknologi, Nasabah Capai Rekor Tertinggi
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 20.00
Setahun Beroperasi, Laba Kotor BSN Tumbuh 40% Menjadi Rp 643,6 Miliar
Berita terkait
Aset Bank Tata Asia Tembus Rp1 Triliun, Laba hingga Agustus 2026 Sudah Lampaui Perolehan 2025
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 08.12
Sambut Hari Pelanggan Nasional, Bank Aladin Syariah Dengarkan dan Apresiasi Nasabah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.43
BSI Soroti Tren Generasi Muda Siapkan Tabungan Haji dan Umrah Sejak Dini
kumparan · 15 September 2026 pukul 17.11
BSI Siapkan Tabungan Untuk Masyarakat, Bebas Administrasi Bulanan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.25