Asing Lepas Rp1,58 Triliun Saham RI, Ini Daftarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,58 triliun di seluruh pasar saham Indonesia sepanjang periode perdagangan 10 hingga 14 Agustus 2026. Kondisi ini terjadi setelah total nilai penjualan saham oleh pemodal asing mencapai Rp23,16 triliun, melampaui total nilai pembelian yang tercatat sebesar Rp21,58 triliun dari keseluruhan transaksi pasar yang mencapai Rp44,75 triliun.
Saham emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menduduki posisi teratas saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai net sell mencapai Rp951,1 miliar. Di posisi berikutnya, investor asing mencatatkan aksi jual signifikan pada saham perbankan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp766,8 miliar dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) sebesar Rp455,7 miliar, disusul emiten besar lainnya seperti ASII, TLKM, ISAT, dan UNTR.
Derasnya arus keluar modal asing dari jajaran saham berkapitalisasi besar menjadi faktor penekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang pekan tersebut, IHSG ditutup melemah 0,12% atau 7,7 poin ke level 6.401,89, diiringi penurunan nilai transaksi mingguan sebesar 1,07% menjadi Rp15,21 triliun serta penyusutan volume perdagangan sebesar 14,86% menjadi 34,01 miliar lembar saham.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.36
IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan Ini, Sentimen BI dan MSCI Jadi Perhatian Investor
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini, Tiga Saham Bisa jadi Pilihan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.31
IHSG Berpeluang Cerah Usai Libur Panjang
Berita terkait
Gerak IHSG Masih Malu-Malu, Intip Pergerakan Asing di Sesi 1
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 13.50
IHSG Lanjut Reli, Asing Malah Kabur Lagi
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 06.50
Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 07.55
Investor Asing Cabut Rp1 Triliun dari Bursa Usai Pidato Prabowo di DPR
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 14.47