Asosiasi Sebut Diskon Tambah Daya Bantu Masyarakat Jalankan Usaha di Rumah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1771061/original/001170700_1510740048-Golongan-Daya-Listrik-1.300-3.300-VA-Dihapus2.jpg)
Asosiasi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) menilai program diskon tambah daya listrik dari PLN berpotensi membantu masyarakat, terus mereka yang menjalankan usaha dari rumah. Ketua Umum Alperklinas Tohom Purba mengatakan keringanan biaya tambah daya memungkinkan masyarakat menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan rumah tangga dan aktivitas produktif.
Program Merdeka Daya menawarkan diskon 50% biaya tambah daya bagi pelanggan rumah tangga tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA. Sebagai contoh, pelanggan 450 VA yang meningkatkan daya menjadi 900 VA cukup membayar Rp210.825 dari tarif normal Rp421.650. Program berlaku pada 17-25 Agustus 2026 ini terbuka untuk seluruh golongan tarif pelanggan PLN.
Syarat memanfaatkan promo antara lain terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Agustus 2026, tidak memiliki tunggakan, serta membayar biaya tambah daya secara penuh tanpa dicicil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.15
PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen bagi Pelanggan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.38
PLN Beri Diskon 50 Persen Buat Tambah Daya di HUT ke-81 RI
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.45
Diskon Tambah Daya Listrik Dinilai Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Energi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.57
Ada Diskon Tambah Daya 50 Persen dari PLN untuk Pelanggan Jabar, Ini Syaratnya
Berita terkait
PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Simpul Penting Transportasi dan Ruang Publik Jakarta-Banten
JawaPos · 30 September 2026 pukul 03.43
PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Simpul Penting Transportasi dan Ruang Publik Jakarta-Banten
JawaPos · 29 September 2026 pukul 20.45
El Nino Terbukti Berdampak ke RI, Listrik di Sulawesi Berkurang 650 MW
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.28
Dirjen Minerba Sekarang Merangkap Jadi VP Pengadaan Batu Bara
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.53