Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Aspal dari Buton Mau Jadi Andalan Nasional, Teknologinya Makin Canggih

Aspal Buton (Asbuton) kini bertransformasi dari sekadar sumber daya alam menjadi bahan baku untuk industri aspal nasional. Pengembangan teknologi pengolahan ini dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan dukungan Aspindo Group. ITS telah mengoperasikan Laboratorium Teknologi Aspal Buton Berkelanjutan untuk mendukung riset pengolahan Asbuton, termasuk teknologi hidrotermal yang mampu memisahkan kandungan aspal dari mineral Asbuton dengan efisiensi lebih dari 95%.

Teknologi ini dipelopori oleh Susianto, dosen Departemen Teknik Kimia ITS, yang telah meneliti pemisahan Asbuton sejak 2006. Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyatakan bahwa pengembangan ini menunjukkan nilai strategis riset ITS untuk percepatan pembangunan nasional.

Di sisi industri, Aspindo Group siap mendukung teknologi ini hingga ke tahap produksi dan distribusi. CEO Aspindo Group, Bobby Hartawan Wijaya, menyatakan komitmen perusahaan untuk memastikan teknologi berteknologi tinggi ini dapat didistribusikan secara efisien ke seluruh wilayah Indonesia. Aspindo Group telah menyiapkan empat terminal aspal, sekitar 200 truk tanker, dan dua kapal tanker khusus untuk distribusi melalui jalur darat dan laut. Jika berhasil diterapkan secara industri, pemanfaatan Asbuton sebagai sumber bahan baku aspal dalam negeri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang lebih luas.

Berita terkait