Astra Otoparts (AUTO) Lebarkan Bisnis Otomasi Manufaktur ke Filipina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui divisi WINTEQ-nya mengekspor sistem otomasi manufaktur ke Filipina, termasuk Automation Machining Line, Automation Casting Line, dan Special Purpose Machinery untuk anak usaha Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP). Langkah ini merupakan bagian dari strategi WINTEQ untuk memperluas bisnis otomasi dan engineering ke pasar Asia Tenggara. Sebelumnya, WINTEQ telah mengekspor mesin precision grinding ke Thailand dan Vietnam. Ekspansi ini didorong pertumbuhan pasar sepeda motor di Filipina, yang mencapai 939.528 unit hingga Juni 2026 dengan pertumbuhan 3,58% year-on-year, serta rata-rata pertumbuhan 7,5% per tahun selama 2020-2025.
Pada semester I-2026, AUTO mencatat laba bersih konsolidasi Rp1,2 triliun, naik 22,6% dari Rp939 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih mencapai Rp10,9 triliun, tumbuh 13,2% dari Rp9,6 triliun. Segmen manufaktur menyumbang Rp5,6 triliun (naik 11,6%), sementara segmen perdagangan mencapai Rp5,3 triliun (naik 15,1%). Pertumbuhan perdagangan didukung permintaan aftermarket domestik dan ekspor.
AUTO juga mengembangkan komponen kendaraan listrik (xEV) dan mesin pengisian daya melalui merek ALTRO. Perseroan mendiversifikasi bisnis ke sektor nonotomotif seperti alat kesehatan. WINTEQ, yang telah beroperasi selama 20 tahun, telah mengembangkan lebih dari 1.800 unit produk dan solusi otomasi. Strategi ini mendukung transformasi AUTO menjadi "Diversified Components Powerhouse" dengan mencari sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
3 Negara Ini Dianggap Lawan Terkuat Timnas Mobile Legends di Asian Games
Detik.com · 15 September 2026 pukul 18.40
Suzuki GN160 Meluncur di Filipina, Motor 4 Tak dengan Mesin 162cc
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.20
Strategi Mandiri Changan di Pasar Otomotif Filipina, Lepas Inchcape
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 06.17
Mendadak Tajir, TKW Dapat Warisan Rp14 M dari Majikan Hong Kong
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.59