Atasi Kesenjangan Talenta Digital, IHCBS 2026 Siapkan SDM Hadapi Era AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322259/original/002226200_1786523199-email-attachment_2026_08_12_immanuel-christian_ihcbs-2026-dorong-transformasi-sdm-di-tengah-percepatan-ai_IMG_6430.jpeg)
Indonesia Human Capital and Business Summit (IHCBS) 2026 akan diselenggarakan pada 15–16 September 2026 di NICE PIK 2, Jakarta. Acara ini bertujuan mengatasi kesenjangan sumber daya manusia (SDM) di tengah percepatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi. Menurut Chairman Steering Committee GNIK Yunus Triyonggo, komposisi tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD dan SMP, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi agar sesuai dengan perubahan teknologi. Yunus juga menekankan pentingnya link and match antara dunia pendidikan dan industri, yang belum sepenuhnya terjawab meski sudah menjadi agenda lama.
IHCBS 2026 akan memfokuskan isu emerging technology dan AI untuk meningkatkan kapasitas SDM. CEO One GML dan Founder QuBisa Suwardi Luis menyatakan bahwa pemanfaatan AI harus meningkatkan produktivitas dengan tetap menempatkan manusia sebagai pusat transformasi. Sementara itu, Managing Director Kontan News Cipta Wahyana menekankan bahwa peningkatan produktivitas menjadi kunci agar Indonesia keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Problematik produktivitas ini terkait erat dengan dominasi sektor informal dalam struktur ketenagakerjaan Indonesia.
Dalam acara ini, IHCBS juga memperkenalkan buku "Future-Ready Workforce" yang menekankan bahwa tenaga kerja masa depan harus adaptif, terus belajar, dan mampu berkolaborasi dengan teknologi. IHCBS 2026 menargetkan lebih dari 6.000 peserta dan lebih dari 70 pembicara, termasuk Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Wakil Menteri Pendidikan Stella Christie. Dengan mengusung tema kolaborasi, transformasi human-centric, dan produktivitas yang dapat diukur, IHCBS bertindak sebagai penghubung antara manusia, teknologi, dan produktivitas untuk memperkuat daya saing Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Bagikan
Berita terkait
AI Ciptakan Virus Penghancur Bakteri yang Resisten Terhadap Obat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.46
Rano Karno Bicara Soal Penggunaan AI dalam Serial Rimba Raya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 02.02
5 Revolusi AI dalam Persenjataan Iran, dari Payambar-e Azam hingga Sahm
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 01.10
Pemerintah mengoptimalkan sistem Perlinsos Digital
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 19.51