Atelier of Minds Ungkap Hasil Survei tentang Perjuangan Orang Tua Anak Neurodivergent
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan RI memperkirakan sekitar 2,4 juta anak di Indonesia mengalami Gangguan Spektrum Autisme (GSA/ASD). Di tengah meningkatnya kebutuhannya terhadap deteksi dan intervensi dini, orang tua ternyata kerap menjadi pihak pertama yang menyadari adanya perbedaan pada tumbuh kembang anak. Hal ini terungkap dalam survei “Suara Orang Tua” yang dilakukan Atelier of Minds (AOM) terhadap 173 orang tua anak neurodivergent di Indonesia pada periode Mei hingga Juli 2026.
Survei melibatkan orang tua yang memiliki anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD), ADHD, disleksia, hingga giftedness. Hasilnya menunjukkan 76 persen orang tua mengaku menjadi pihak pertama yang menyadari adanya perbedaan pada anak mereka, bahkan sebelum dokter tumbuh kembang, psikolog, guru, maupun tenaga profesional lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi keluarga bukan semata-mata rendahnya kesadaran terhadap perkembangan anak.
Setelah menyadari adanya perbedaan, orang tua dihadapkan pada banyaknya informasi dari berbagai sumber. Lead Psychologist Atelier of Minds Erna Yulianti menyampaikan bahwa orang tua saat ini bisa memperoleh informasi dari mesin pencari, media sosial, komunitas sesama orang tua hingga kecerdasan buatan (AI). Tantangan utama bukan lagi pada kesadaran awal, melainkan pada proses pengambilan keputusan yang tepat di tengah banjirnya informasi yang tersedia.
Bagikan
Berita terkait
Berapa Harta Agar Disebut Orang Kaya? Ini Hasil Surveinya
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 21.00
Hasil Survei Ungkap 7 Menteri Prabowo dengan Kinerja Buruk, Nama Nusron Wahid Teratas
JawaPos · 28 September 2026 pukul 19.30
Curahan Hati Adhisty Zara Setelah Melahirkan Anak Pertama
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.13
PPP Disebut Masih Punya “Strong Voters” sebagai Modal Menuju 2029
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 09.49