Awan Muncul di Jakarta, Pemprov 'Undang Hujan' pada Jumat 21 Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan memanfaatkan potensi awan yang terdeteksi di wilayah ibu kota. Gubernur Pramono Anung menargetkan pelaksanaan penyemaian garam di udara sesuai kondisi cuaca yang ada. Teknik ini bertujuan merangsang awan yang sudah memiliki potensi hujan agar menghasilkan curah hujan yang lebih optimal. Pemprov berharap hujan gerimis dapat berkembang menjadi hujan yang lebih deras, namun tetap memperhatikan risiko banjir akibat peningkatan curah hujan. Pelaksanaan OMC tidak memberikan jaminan hujan akan turun secara merata, karena hasilnya sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan perkembangan awan. Sebelumnya, OMC yang digelar pada Rabu, 19 Agustus 2026, berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah Jakarta, bahkan turun dalam dua periode dengan jeda sekitar 30 menit. Namun, karakteristik hujan yang dihasilkan masih berbeda dengan hujan musim penuh. Pemprov DKI kembali memanfaatkan potensi awan yang diperkirakan muncul pada Jumat untuk mengoptimalkan peluang turunnya hujan, sambil mempertimbangkan risiko banjir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.16
Pramono Instruksikan OMC di Langit Jakarta pada 21 Agustus
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.32
Modifikasi Cuaca Jakarta Dilakukan Besok, Ada Potensi Awan dan Hujan Gerimis
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 16.05
Pramono Anung: Modifikasi Cuaca Tak Selalu Berhasil Turunkan Hujan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.54
Ada Potensi Hujan, Pramono Minta Modifikasi Cuaca Jakarta Digelar Besok
Berita terkait
60 Tahun Mandek, Akhirnya Pramono Normalisasi Total Anak Kali Krukut
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.05
Pramono Anung Bertemu Wali Kota New York, Ini yang Dibahas
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 10.00
BPBD DKI: OMC di Jakarta Bakal Dilaksanakan hingga 22 September
Detik.com · 20 September 2026 pukul 17.14
Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca Digencarkan tapi Awan Hampir Tak Ada
Detik.com · 14 September 2026 pukul 18.37