Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Bakal Pangkas Proses Tender di Proyek PLTS 100 GW

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana pemangkasan proses tender untuk proyek PLTS 100 GW guna mempercepat pembangunan. Proyek ini membutuhkan investasi sekitar US$70-73 miliar dan akan melibatkan pemerintah, akademisi, serta pengusaha. Bahlil menekankan agar proses tidak terlalu lama dan tetap memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Pemerintah juga akan memprioritaskan penggunaan bahan konstruksi dari dalam negeri, dengan impor hanya dilakukan secara selektif bila diperlukan.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program PLTS 100 GW pada 25 Agustus 2026 di Jembrana, Bali, dengan 14 PLTS di enam provinsi sebagai fase awal, total kapasitas 5,3 GW. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GW PLTS sekaligus penghentian 13 GW PLTD. Dalam tiga tahun ke depan, kapasitas PLTS yang dapat dibangun diperkirakan mencapai 25-30 GW per tahun.

Hingga April 2026, kapasitas terpasang PLTS di Indonesia hanya sekitar 1,5 GW, meskipun potensi energi surya mencapai 3.294 GW. Langkah pemangkasan proses tender dan prioritas bahan lokal diharapkan mempercepat realisasi target 100 GW.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait