Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Beberkan Nilai Investasi dan Tarif Listrik Proyek PLTS 100 GW

Pemerintah Indonesia meluncurkan program PLTS 100 GW yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini membutuhkan investasi sebesar USD 73 miliar atau setara Rp 1.140 triliun. Dalam peluncuran di Bali pada 25 Agustus, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa program ini dijalankan 11 hari setelah pidato pengantar APBN Presiden.

Program PLTS 100 GW diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja, terdiri dari 3,5 juta di industri panel surya dan BESS, serta 2 juta di sektor konstruksi. Selain itu, implementasi proyek ini diharapkan dapat menekan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar Rp 6,31 triliun. Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. Beberapa proyek termasuk PLTS Gilimanuk (300 MWp), PLTS Terapung Gajah Mungkur (134 MWp), PLTS Desa Sembur (0,92 MWp), dan PLTS Pulau Rengit (0,078 MWp). PLTS Desa Sembur juga mendukung ekonomi nelayan dengan menyediakan listrik untuk cold storage dan mesin pembuat es.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait