Bahlil Beberkan Nilai Investasi dan Tarif Listrik Proyek PLTS 100 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia meluncurkan program PLTS 100 GW yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini membutuhkan investasi sebesar USD 73 miliar atau setara Rp 1.140 triliun. Dalam peluncuran di Bali pada 25 Agustus, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa program ini dijalankan 11 hari setelah pidato pengantar APBN Presiden.
Program PLTS 100 GW diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja, terdiri dari 3,5 juta di industri panel surya dan BESS, serta 2 juta di sektor konstruksi. Selain itu, implementasi proyek ini diharapkan dapat menekan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar Rp 6,31 triliun. Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. Beberapa proyek termasuk PLTS Gilimanuk (300 MWp), PLTS Terapung Gajah Mungkur (134 MWp), PLTS Desa Sembur (0,92 MWp), dan PLTS Pulau Rengit (0,078 MWp). PLTS Desa Sembur juga mendukung ekonomi nelayan dengan menyediakan listrik untuk cold storage dan mesin pembuat es.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.21
Presiden Prabowo Puji Dedikasi Kabinet Merah Putih: Tak Ada Tanggal Merah!
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.56
Bahlil: Proyek PLTS 100 GW Butuh Investasi Rp1.140 Triliun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.51
Guyon Bahlil di Bali: Presiden Ketum Gerindra, Peresmian PLTS di Kandang Merah
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 16.28
Bahlil Beberkan Potensi PLTS 100 GWp: Bisa Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja
Berita terkait
Prabowo Resmikan Proyek PLTS 100 GW di Bali demi Kemandirian Energi
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Resmi Luncurkan PLTS Berkapasitas 100 GWp di Bali
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
New Front Group Siapkan Investasi USD1 Miliar Bangun Ekosistem Motor Listrik RI
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 15.40
Mega Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.140 T, Kurangi Emisi 140 Juta Ton CO2
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.37