Bahlil: Uji Tabung CNG 3 Kg Tahap Akhir, Tinggal Uji Tembak 850 Derajat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengembangan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram untuk rumah tangga memasuki tahap akhir pengujian. Saat ini Lemigas melakukan uji ketahanan terakhir berupa uji tembak dengan suhu 850 derajat. Pengujian dilakukan di Indonesia dan Tiongkok untuk memastikan tabung memenuhi standar keamanan. Bahlil belum menyebutkan target implementasi, namun pemerintah terus mengawal proses pengujian hingga selesai.
Skema distribusi CNG nantinya akan menyerupai distribusi LPG, melibatkan Pertamina dengan sistem agen dan pangkalan. Masyarakat tidak perlu membeli maupun menyewa tabung. Tabung menjadi aset badan usaha, sehingga konsumen cukup menukar tabung kosong saat mengisi ulang dan hanya membayar isi gasnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembangkan gas bumi sebagai energi alternatif yang lebih bersih dan mendukung diversifikasi energi nasional.
Bagikan
Berita terkait
Pemkab Sambut Penetapan Geopark Klaten, Siap Dorong Ekonomi Lokal
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.18
Pemerintah Dorong Eksplorasi Lanjutan Tambang Emas
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.20
Fenomena Baru, Warga RI Beli Emas Buat Investasi Ketimbang Perhiasan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.30
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana Meninggal Dunia
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.06