Bahlil: Uji Tabung CNG 3 Kg Tahap Akhir, Tinggal Uji Tembak 850 Derajat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengembangan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram untuk rumah tangga memasuki tahap akhir pengujian. Saat ini Lemigas melakukan uji ketahanan terakhir berupa uji tembak dengan suhu 850 derajat. Pengujian dilakukan di Indonesia dan Tiongkok untuk memastikan tabung memenuhi standar keamanan. Bahlil belum menyebutkan target implementasi, namun pemerintah terus mengawal proses pengujian hingga selesai.
Skema distribusi CNG nantinya akan menyerupai distribusi LPG, melibatkan Pertamina dengan sistem agen dan pangkalan. Masyarakat tidak perlu membeli maupun menyewa tabung. Tabung menjadi aset badan usaha, sehingga konsumen cukup menukar tabung kosong saat mengisi ulang dan hanya membayar isi gasnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembangkan gas bumi sebagai energi alternatif yang lebih bersih dan mendukung diversifikasi energi nasional.
Bagikan
Berita terkait
Kuota LPG 3 Kg 2027 Dipatok 8 Juta Ton, Pemerintah Siapkan Alternatif
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 16.20
Kementerian ESDM Tegaskan Harga BBM Pertalite Tidak Naik
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 14.52
Seluruh Desa di Indonesia Dialiri Listrik pada 2029
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.30
Kementerian ESDM Pastikan Elektrifikasi Rumah Tangga Tuntas Pada 2029
JawaPos · 24 September 2026 pukul 12.00