Bahlil Ungkap Nasib BBM RI saat Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan kenaikan harga minyak dunia yang menembus US$100 per barel akan berdampak pada harga BBM nonsubsidi di Indonesia. Saat ini, harga minyak Brent mencapai US$108,68 dan WTI US$103,45 per barel, dengan kenaikan mingguan hampir 13 persen.
Namun, pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga untuk BBM subsidi hingga akhir 2026. Bahlil mengimbau masyarakat mampu untuk menggunakan BBM nonsubsidi agar subsidi tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penetapan harga BBM tetap mengikuti formula pemerintah meski terjadi fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 16.30
Bahlil Sebut Antrean BBM di Makassar Sudah Bisa Diurai: Ada Shifting ke Subsidi
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.45
ESDM Pastikan Antrean BBM di Makassar Sudah Terurai
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.40
Tanggapi Antrean Panjang BBM di SPBU, Bahlil Tegaskan Stok BBM RI Aman
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.35
Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di SPBU Makassar
Berita terkait
ESDM Duga Sebab Antrean SPBU Sulsel: Orang Isi BBM, Tangki Diperbesar
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.05
Harga Minyak Dunia Naik, Pertamina: Harga BBM Subsidi tidak Naik
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.42
80% SPBU Makin Kondusif, Antrean BBM Subsidi di Makassar Kian Terurai
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 18.09
Pertamina Ubah Konfigurasi-Tambah Nozzle BBM Subsidi 12 SPBU Makassar
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.50