Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

BAKN Minta KAI Siapkan Plan B Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo meminta pemerintah menyiapkan rencana cadangan (plan B) terkait pengalihan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Hal ini disampaikan menyusul potensi keterlambatan penyelesaian proses pengambilalihan utang dari target 15 September 2026. Andreas menyatakan hal ini setelah mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik BAKN DPR RI ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Bandung pada Kamis (10/9/2026). Proses due diligence yang sedang berlangsung diperkirakan tidak akan selesai sesuai jadwal, sehingga rencana cadangan diperlukan untuk mencegah beban keuangan tambahan bagi KAI. BAKN juga menekankan agar KAI, PT Bukit Asam, Danantara, dan Badan Pengelola BUMN menindaklanjuti temuan BPK yang sering terulang. Sebagai pemegang saham, Danantara diminta untuk mengawasi penyelesaian persoalan tersebut bersama Badan Pengelola BUMN. BAKN akan terus memantau proses penyelesaian utang KCIC hingga selesai guna mencegah beban keuangan negara dan BUMN.

Berita terkait