Bali Future Lab Alokasikan 0,5% Transaksi Aset Digital untuk Ekonomi Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BaliFutureLab dan Xepeng.com meluncurkan program Bali KemBALI yang mengalokasikan 0,5% dari setiap transaksi konversi aset digital ke Rupiah untuk mendukung ekonomi lokal. Inisiatif ini menyasar wisatawan mancanegara di Bali guna memastikan perkembangan teknologi digital memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Dana yang terkumpul akan disalurkan ke enam bidang utama, meliputi desa adat, banjar, koperasi, LPD, BUMDes, UMKM, pendidikan digital, pelestarian budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Model yang disebut Growth Impact Economy atau ESG 3.0 ini mengintegrasikan dampak sosial dan budaya ke dalam pertumbuhan ekonomi digital, di mana merchant menerima Rupiah sementara sebagian kecil transaksi otomatis berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.40
TransNusa Buka Penerbangan Langsung Bali-Phuket Thailand
Berita terkait
Perluas Jaringan Bisnis, Radisson Hotel Group Garap Bloom Hotel Bali Ungasan
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 03.49
KAI Bakal Bangun Trem Listrik di Bali, Sambungkan Bandara Ngurah Rai ke Canggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.23
Trem Listrik Bandara–Canggu Dirancang Bebas Kabel Melayang, Kelar 2029?
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 07.45
KAI Gandeng Pemda Bali Kaji Rencana Trem Listrik Bandara-Canggu
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.46