Bandara Dhoho Kediri Ganti Pengelola, Kini Beralih ke Gudang Garam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa berakhirnya perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Angkasa Pura Indonesia dan PT Surya Dhoho Investama tidak berarti operasional Bandara Dhoho Kediri dihentikan. Direktur Jenderat Perhubungan Udara Lukman F Laisa menyatakan kedua pihak telah sepakat mengakhiri kerja sama tersebut dan menandatangani Perjanjian Pengakhiran KSO pada 31 Agustus 2026. Perjanjian ini mengatur penyelesaian hak dan kewajiban, masa transisi, serta serah terima dokumen dan aset.
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderat Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026, pengelolaan Bandara Dhoho Kediri ditetapkan kepada PT Surya Dhoho Investama yang dimiliki oleh PT Gudang Garam Tbk. Kemenhub bertindak sebagai regulator dan Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) untuk memastikan transisi berjalan lancar dan memenuhi ketentuan penerbangan.
Proses transisi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesinambungan operasional, keselamatan, keamanan, pelayanan, dan sertifikasi. PT Surya Dhoho Investama telah mengajukan permohonan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara (SS BUBU) dan rekomendasi Sertifikat Bandara Internasional Dhoho Kediri dengan melampirkan dokumen pendukung seperti Aerodrome Manual dan Airport Security Programme.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhub Tegur Pihak Asuransi Belum Kunjung Angkat Bangkai KM Virgo
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.24
Kemenhub Tegur Pihak Asuransi Tak Kunjung Angkat Bangkai KM Virgo
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.24
Kerja Sama Berakhir, Kemenhub Pastikan Bandara Dhoho Kediri Tetap Buka
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 10.45
Gudang Garam Kelola Penuh Bandara Dhoho Kediri
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.33