Bandara Wunopito Ditutup Dampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4716887/original/062067200_1705336483-BANDARA_WUNOPITO.jpg)
AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM untuk menutup sementara Bandara Wunopito (WATW) di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotolok. Penutupan operasional penerbangan berlaku dari pukul 07.01 WIB Selasa (8/9/2026) hingga pukul 06.00 WIB Rabu (9/9/2026). EVP Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menjelaskan, abu vulkanik menjadi faktor penting dalam keselamatan penerbangan karena dapat mengganggu operasional pesawat jika masuk ke wilayah jalur udara. Pada erupsi terbaru pukul 06.35 WITA, kolom abu mencapai ketinggian 800 meter di atas puncak gunung dan mengarah ke arah barat. AirNav Indonesia terus memantau aktivitas Gunung Ili Lewotolok dan sebaran abu vulkanik, sekaligus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan informasi ruang udara dan operasional penerbangan tetap terkini. Pembaruan NOTAM akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.17
Bandara Wunopito Ditutup Efek Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 12.43
Terdampak Abu Vulkanis Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 14.03
Bandara Wunopito NTT Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
Detik.com · 8 September 2026 pukul 11.47
Bandara Wunopito NTT Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Ile Lewotolok
Berita terkait
3 Bandara Masih Ditutup hingga Pukul 10.00 WIB, Ini Daftarnya
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.22
Penutupan Soekarno-Hatta dan 7 Bandara Lain Diperpanjang hingga 23.59 WIB
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.45
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga 23.59 WIB
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.26
AirNaV: Abu Vulkanik Anak Krakatau ke Barat Daya, Diperkirakan Hilang 12 Jam
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.35