Bandara Wunopito NTT Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Wunopito di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, ditutup sementara mulai 24 September 2026 pukul 07.50 WITA hingga 25 September 2026 pukul 07.00 WITA akibat aktivitas abu vulkanik Gunung Lewotolok. Penutupan ini dicatat dalam NOTAM C1239/26 NOTAMR C1231/26. Menurut EVP Corporate Secretary Airnav Indonesia Hermana Soegijantoro, abu vulkanik terdeteksi dari permukaan hingga ketinggian FL070 dan mengarah ke barat dengan kecepatan sekitar 10 knot dalam wilayah Flight Information Region Ujung Pandang. Bandara Wunopito tercatat sebagai aerodrome terdekat dengan jarak 5 NM dari area abu vulkanik, diikuti oleh Gewayantana (8 NM), Kabir (42 NM), dan Fransiskus Xaverius Seda (59 NM). AirNav Indonesia menyatakan akan memperbarui informasi penerbangan melalui NOTAM sesuai perkembangan situasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 12.41
Update NOTAM: Terdampak Abu Vulkanis, Bandara Ini Masih Ditutup
Berita terkait
Penutupan penerbangan di Bandara Wunopito NTT berlanjut Kamis
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 10.35
Terdampak Abu Vulkanis Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 12.43
Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau Meningkat, Operasional 4 Bandara Ditutup Sementara
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 10.39
UPDATE NOTAM: Bandara Wunopito NTT Ditutup
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 09.46