Bangun PLTS 100 GW, Prabowo: Kita Tak Boleh Lagi Impor 1 Barel pun Minyak!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW) sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian energi Indonesia. Dalam acara peluncuran dan peletakan batu pertama tersebut, Prabowo menegaskan komitmen keras pemerintah agar negeri ini tidak lagi pernah mengimpor minyak dan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Menurutnya, optimalisasi PLTS 100 GWp, potensi panas bumi, penemuan ladang gas baru, serta peningkatan produksi minyak dalam negeri memberikan fondasi kuat untuk mencapai tujuan tersebut.
Prabowo menyatakan bahwa dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan dan sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia dapat bersaing dan tidak lagi bergantung pada impor energi. Ia secara tegas melarang impor minyak satu barel pun serta satu tabung LPG pun dalam waktu dekat. Prabowo juga langsung menekankan pentingnya dukungan dan keseriusan menterenya dalam merealisasikan visi ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi dengan antusias dan siap melaksanakan arahan Presiden. Komitmen ini diharapkan dapat mempercepat transformasi sektor energi Indonesia menuju kemandirian energi yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 17.10
Presiden Targetkan Pembangunan PLTS 100 GW Rampung Tiga Tahun
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Resmikan Proyek PLTS 100 GW di Bali demi Kemandirian Energi
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
Prabowo Resmi Luncurkan PLTS Berkapasitas 100 GWp di Bali
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 14.52
Prabowo Tiba di Bali, Bakal Groundbreaking PLTS 100 GW
Berita terkait
Guyon Bahlil di Bali: Presiden Ketum Gerindra, Peresmian PLTS di Kandang Merah
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.51
Prabowo Kick-off Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.26
Prabowo Gaspol Energi Surya, 30 GW PLTS Mulai Dibangun Tahun Ini
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.32
Kapasitas Listrik RI 88 GW, Prabowo Pasang Target PLTS 100 GW dalam Tiga Tahun
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.50