Banjir Bangkok Ganggu Aktivitas Ekonomi, 52.000 Rumah Tangga Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359038/original/057950200_1790476868-Untitled.jpg)
Banjir besar melanda Bangkok, Thailand, akibat curah hujan tinggi yang mencapai lebih dari 330 mm. Bencana ini berdampak pada 52.000 rumah tangga, memaksa evakuasi hampir 4.900 warga, dan menyebabkan pemerintah menetapkan status bencana di seluruh wilayah ibu kota. Banyak rumah terendam air dengan ketinggian yang dilaporkan melebihi banjir tahun 2011, merusak peralatan elektronik warga.
Kondisi ini mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas perkotaan. Terjadi kekosongan stok kebutuhan pokok di toko ritel akibat panic buying, sehingga pemerintah memperingatkan pelaku usaha agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Selain itu, ratusan sekolah ditutup dan warga diminta menghindari perjalanan karena banyak jalan terendam. Pemerintah kini mempercepat proses drainase kanal untuk menurunkan permukaan air.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.51
Foto: Hujan Deras Lumpuhkan Bangkok, Mobil-mobil Sampai Tenggelam
kumparan · 26 September 2026 pukul 16.33
Bangkok Tetapkan Status Bencana Banjir Usai 2 Hari Diguyur Hujan Deras
kumparan · 26 September 2026 pukul 17.51
Foto: Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Wilayah Bangkok
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 16.07
Kota di Negara Tetangga RI Tenggelam, Hujan Turun 3 Hari Non-Stop
Berita terkait
Bangkok Dilanda Banjir Besar, Pemerintah Tetapkan Status Bencana
Detik.com · 26 September 2026 pukul 12.34
Banjir Rendam 7 Kecamatan Tapanuli Tengah, Air Capai Dada Orang Dewasa
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 16.25
Penyebab Hujan Hampir 48 Jam Nonstop hingga Bikin Bangkok Darurat Banjir
Detik.com · 27 September 2026 pukul 12.13
Banjir Terjang Libya Imbas Hujan Deras, Pasokan Air Bersih-Listrik Putus
Detik.com · 26 September 2026 pukul 02.01