Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) menargetkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp1,43 triliun bisa tertutup pada 2027, lebih cepat dari target awal 2028. Direktur Utama Eri Budiono optimistis bank digital ini bisa mencapai target tersebut apabila tren kinerja saat ini berlanjut.
Bank digital milik Akulaku Silvrr Indonesia itu terakhir membagikan dividen pada tahun 2020. Eri menjelaskan bahwa dividen baru bisa dibagikan setelah saldo defisit tertutup secara organik dan sesuai pembicaraan dengan PSP serta dewan komisaris.
Hingga semester I-2026, BNC mencatat laba Rp294,85 miliar, naik 6,81% year on year. Total aset bank ini mencapai Rp17,45 triliun, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp12,30 triliun dan dana tabungan tumbuh 2,10% yoy menjadi Rp3,39 triliun. Pendapatan Bunga Bersih (NII) tercatat Rp1,11 triliun, sementara pendapatan berbasis komisi meningkat 6,77% yoy menjadi Rp59,66 miliar.
Bagikan
Berita terkait
5 Fitur Bank Digital yang Berguna Buat Pelari Kalcer
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 22.13
BSSR Tetapkan Dividen Interim US$60 Juta, Pembayaran Cair 9 Oktober 2026
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 12.04
Semasa Purbaya Danantara Diminta Menyetor Rp120 Triliun Untuk Negara, Suahasil?
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 09.16
Transjakarta Bantah Isu Rugi, Tegaskan Dividen Sudah Masuk Kas Pemprov DKI
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 21.25