Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Basuki Jawab soal IKN Tak Disebut dalam Pidato Prabowo

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berlanjut meski tidak disebut secara eksplisit dalam 8 program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa IKN sudah termasuk dalam klaster pembangunan infrastruktur dan kewilayahan, sehingga tidak perlu dicantumkan sebagai program terpisah. "Saya kira IKN bagian dari pembangunan infrastruktur. Tidak perlu disebutkan sendiri," ujarnya.

Anggaran untuk pembangunan IKN telah mulai dicairkan secara bertahap. Pada 2024, alokasi mencapai Rp10 triliun, sementara pada 2025 diperkirakan ada Rp10 triliun lebih, dan pada 2026 tersedia sekitar Rp6 triliun. "Sudah, mulai dari tahun kemarin. Tahun kemarin ada Rp10 triliun, tahun 2025 itu ada Rp 10 koma sekian (triliun), tahun 2026 ini sementara ada Rp 6 triliun nanti akan ada insyaallah ada tambahan. Itu sudah cair," katanya.

OIKN juga mulai mengambil tanggung jawab atas pengoperasian dan pemeliharaan bangunan yang telah diserahterimakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Untuk kebutuhan operasional dan pemeliharaan tersebut, OIKN menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar pada tahun ini.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait