Beneran atau Bualan, Pengaruhnya Jokowi Akan Diuji Lewat Seberapa Kuat Jadinya PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan keanggotaannya secara terbuka di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak Oktober 2025. Deklarasi ini menjadi faktor kunci untuk mengukur pengaruhnya di luar pemerintahan menjelang Pemilu 2029. PSI masih belum memperoleh kursi di DPR pada pemilu sebelumnya, meskipun tren suara partai meningkat secara konsisten. Agung Baskoro menilai keberhasilan PSI masuk parlemen pada 2029 akan menjadi ukuran nyata seberapa besar daya dorong elektoral Jokowi. Jika berhasil, menunjukkan pengaruhnya masih kuat; jika gagal, akan menjadi indikator penurunan pengaruhnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.33
Jokowi Tak Takut Ambang Batas 8 Persen, Ahmad Ali Minta Kader PSI Bangun Kekuatan dari Bawah
JawaPos · 27 September 2026 pukul 18.15
Jokowi Tak Takut Ambang Batas Parlemen 8 Persen, Optimistis PSI Tembus
kumparan · 27 September 2026 pukul 23.32
Grace Sebut Jokowi Siap Berjuang: PSI Partai Kecil, Belum Pernah Lolos Senayan
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 19.00
Jokowi Tak Takut PT 8 Persen, Ahmad Ali Sudah Mencium Aroma Kemenangan di Bekasi
Berita terkait
PSI Umumkan Jokowi Sudah Resmi Jadi Kadernya, Pengamat: Psywar untuk Parpol Koalisi Prabowo di DPR
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 00.00
Jokowi Ungkap Alasan Baru Pamerkan KTA PSI
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 18.10
Sentil Kader PSI yang Cuma Duduk di Balik Meja, Jokowi: Kita Ini Cari Dukungan Rakyat!
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 01.30
Jokowi: PSI Partai Baru, tetapi Sudah Banyak yang Ketakutan
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 19.28