Bengkel Pesawat Garuda GMFI Hapus Defisit Rp 9 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menggelar RUPSLB pada 28 Juli 2026 yang menyetujui kuasi reorganisasi untuk menghapus saldo laba negatif sebesar US$512,9 juta atau sekitar Rp9,28 triliun. Penghapusan dilakukan melalui penggunaan agio saham US$299,6 juta, selisih transaksi entitas pengendali US$1,1 juta, dan penurunan nilai nominal saham US$212,2 juta tanpa mengurangi jumlah saham beredar. Tidak ada setoran dana baru, perubahan komposisi kepemilikan, atau dilusi bagi pemegang saham.
GMFI telah mencatat laba bersih tiga tahun berturut-turut sejak 2023. Pada 2025, pendapatan tumbuh 31,8% menjadi US$491,88 juta dan laba bersih naik 68,4% menjadi US$33,97 juta. Direktur Utama Andi Fahrurrozi menyatakan kuasi reorganisasi memperkuat struktur permodalan, meningkatkan fleksibilitas keuangan, dan membuka peluang dividen. Ke depan, GMFI fokus pada peningkatan kualitas layanan, pengembangan SDM, teknologi, ekspansi hanggar, serta segmen pertahanan dan manufaktur aerostruktur.
Bagikan
Berita terkait
Janji John Herdman Seusai Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.30
Ranking FIFA Timnas Indonesia Diprediksi Turun usai Gagal Total di Piala AFF 2026
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 06.30
Timnas Indonesia Vs Vietnam: Garuda Berdiri di Persimpangan Nasib!
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.54
Emiten Bengkel Pesawat Garuda (GMFI) Mau Hapus Saldo Defisit Rp 9 T
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 14.45