Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, JIS hingga Cikal

Badan Gizi Nasional (BGN) mengecualikan sekitar 80 sekolah swasta elite dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan makan siswanya secara mandiri. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan pengecualian ini dilakukan setelah melakukan penyaringan terhadap sekolah-sekolah swasta yang tidak membutuhkan alokasi MBG. Beberapa contoh sekolah yang tidak lagi menjadi penerima program ini antara lain SMA Taruna Nusantara, Kemala Bhayangkari, Jakarta Intercultural School (JIS), dan Cikal. Pengecualian ini bertujuan untuk mengefisienkan penggunaan anggaran program MBG aga tepat dialokasikan pada kelompok yang memang membutuhkan.

Sistem Radar MBG yang disediakan BGN dapat digunakan oleh publik untuk mengecek apakah sebuah sekolah masih mendapatkan alokasi program MBG atau tidak. Pengguna cukup memasukkan nama sekolah pada sistem tersebut untuk melihat status penerimaan program.

BGN juga sedang mengkaji penataan penerima MBG lebih lanjut, termasuk kemungkinan menghentikan pemberian program bagi siswa dari keluarga mampu atau kelompok desil 8 hingga 10. Hal ini dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu satu bulan untuk membenahi tata kelola program MBG. Penataan penerima juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi siswa, karakteristik sekolah, dan dampak psikologis terhadap siswa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait