BI Klaim Likuiditas Pasar Uang Membaik, SRBI Susut dan IndONIA Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menyatakan likuiditas pasar uang domestik masih terjaga meski di tengah ketidakpastian pasar global. IndONIA turun dari puncak 6,61% pada Juni 2026 menjadi 5,91% pada September 2026. Outstading SRBI menurun dari Rp1.096 triliun ke Rp1.013 triliun dengan yield 12 bulan turun dari 7,7% ke 6,7%. BI melakukan ekspansi likuiditas melalui swap dan repo sebesar Rp387 triliun serta kebijakan hedging modal asing dengan insentif 10-30% yang menarik US$6 miliar arus modal asing. Kebijakan makroprudensial menyalurkan KLM Rp461 triliun dengan insentif 6% untuk bank yang menyalurkan kredit di bawah 19% surat berharga.
Bagikan
Berita terkait
Kredit Perbankan Agustus 2026 Tumbuh 13,65 Persen, BI: Permintaan Makin Kuat
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 20.45
BI: Kredit bank pada Agustus 2026 tumbuh 13,65 persen
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.48
Kredit Perbankan Naik Sebesar 13,65 %, BI Jelaskan Penyebabnya
JawaPos · 23 September 2026 pukul 17.00
Gubernur BI melantik Kepala Dept Kebijakan Makroprudensial
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 21.13