BI Perluas QRIS Cross Border ke Hong Kong dan Timor-Leste
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan bahwa QRIS Cross Border akan diperluas ke Hong Kong dan Timor-Leste. Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi BI untuk meningkatkan konektivitas pembayaran lintas negara dan mendukung integrasi ekonomi digital Indonesia dengan mitra internasional. Dalam acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, Destry menyampaikan bahwa kerja sama dengan kedua negara akan ditandatangani pada hari yang sama. Perluasan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran ketika berada di luar negeri, sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah dan meningkatkan daya beli masyarakat. Sebelumnya, QRIS Cross Border telah dikembangkan dengan beberapa negara mitra untuk memungkinkan transaksi lintas negara menggunakan sistem yang terhubung. Pada kesempatan yang sama, Destry menyampaikan bahwa QRIS Cross Border Indonesia baru saja memperoleh penghargaan 50-in-5 Awards dalam kategori Collaboration, sebagai pengakuan internasional atas pencapaian dan kolaborasi yang dilakukan Indonesia dalam bidang pembayaran digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 24 September 2026 pukul 14.02
Transaksi QRIS Kini Bisa Dipakai di Hongkong dan Timor Leste
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.21
BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.53
BI-Bank Sentral Timor Leste Sepakat Kerja Sama Perluasan Konektivitas Pembayaran
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 11.43
BI dan Bank Sentral Timor-Leste perkuat kerja sama sistem pembayaran
Berita terkait
BI dan BCTL Teken MoU, QRIS Siap Diperluas hingga ke Timor Leste
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.11
Pakai M-Smile, Nasabah Bank Mega Belanja Via QRIS di China hingga Korea
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.21
Bakal Tambah Lagi Negara yang Pakai QRIS: Hong Kong sampai Arab Saudi
Detik.com · 6 September 2026 pukul 06.30
Adopsi QRIS Melonjak 93%, OttoPay Tawarkan Pendampingan Bisnis Mitra
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.22