BI Purwokerto terus perluas QRIS untuk perkuat ekonomi digital daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto terus mendorong perluasan penggunaan QRIS untuk memperkuat ekonomi digital di Banyumas Raya, yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Berdasarkan data hingga Juni 2026, volume transaksi QRIS mencapai 112.571.254 transaksi dengan nominal Rp8,577 triliun, menunjukkan pertumbuhan 278,06 persen secara tahunan untuk volume dan 181,72 persen untuk nominal. Pada Juni 2026 saja, tercatat 26,43 juta transaksi senilai Rp1,74 triliun, dengan jumlah merchant meningkat menjadi 627.115 merchant.
Perluasan QRIS dilakukan melalui edukasi dan aktivasi langsung kepada berbagai segmen masyarakat, termasuk lansia, komunitas wanita perbankan, santri pesantren, pramuka, dan peserta pasar murah. Kegiatan seperti QRIS Ramadan dan Purwokerto QRIS Run 2026, yang diikuti lebih dari 6.000 pelari dan mencatat Rekor MURI, juga dilibatkan untuk membiasakan pembayaran digital dalam transaksi sehari-hari.
Tujuannya adalah memperkuat inklusi pembayaran digital dan mendukung transformasi ekonomi daerah. QRIS dianggap sebagai kanal pembayaran yang mudah, aman, dan inklusif, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk aktivitas ekonomi yang lebih efisien.
Bagikan
Berita terkait
Resmi Diluncurkan! 8 Bank Terkemuka Rilis Kartu Kredit Indonesia Segmen Ritel
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Kartu Kredit Indonesia Bisa Diajukan ke 7 Bank, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.55
Top! Biaya QRIS di Semua Merchant Bakal Digratiskan
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.30
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bisa Dipakai Individu dan Korporasi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.25