BI Tahan Suku Bunga di 5,75% untuk Jaga Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Kredit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia menahan BI-Rate di level 5,75% pada Agustus 2026 untuk jaga stabilitas rupiah dan pertumbuhan kredit. Keputusan ini konsisten dengan upaya mempertahankan inflasi di target 2,5±1% serta mendukung pertumbuhan ekonomi. BI juga tetap memperluas kebijakan insentif untuk menarik modal asing dan memperkuat likuiditas pasar. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 yang berkisar 4,9-5,7% mulai bergerak ke arah batas atas, didorong perbaikan investasi dan pelaksanaan proyek strategis. Inflasi diperkirakan akan sedikit naik menjelang akhir tahun tetapi tetap dalam sasaran. Kredit perbankan tumbuh 13,58% (yoy) pada Juli 2026, didukung insentif likuiditas BI senilai Rp 446,5 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.05
BI Rate Diprediksi Masih Bisa Naik Lagi hingga Akhir 2026
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 22.15
Arah Suku Bunga Dunia Terbelah, Fed Diprediksi Bertahan, ECB dan BoJ Diperkirakan Naik
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.00
Inflasi Naik, Bank of Korea Kerek Suku Bunga Utama Jadi 3%
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.08
Rupiah Dibuka Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.750
Berita terkait
BI Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap 5,75 Persen, Ini Alasannya
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
BI Rate Agustus 2026 Tetap 5,75 Persen, Fokus Stabilitas Rupiah
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.37
BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen per Agustus 2026
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
Bos BI Lihat Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Tumbuh Cuma 3 Persen
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.45