Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Biaya Melaut Turun, Kapal Listrik PIS Ubah Ekonomi Nelayan Kelan Bali

Program Desa Energi Berdikari (DEB) Keluarga Nelayan Lestari (KENALI) yang didukung oleh PT Pertamina International Shipping (PIS) membawa perubahan signifikan bagi para nelayan di Desa Kelan, Bali. Dengan beralih ke penggunaan kapal listrik, biaya operasional nelayan turun drastis. I Wayan Wirtha dari KUB Tanjung Sari melaporkan bahwa pengeluaran bulanan untuk bahan bakar berkurang dari Rp600.000 menjadi sekitar Rp200.000, merepresentasikan penurunan sekitar 66%. PIS juga membangun stasiun pengisian surya berkapasitas 8,72 kWp untuk mengoperasikan 10 baterai dan lima mesin kapal listrik yang digunakan oleh nelayan setempat.

Selain mengurangi biaya operasional, penggunaan kapal listrik yang lebih senyap juga membuka peluang baru bagi nelayan untuk mengembangkan wisata mangrove (ecotrip). Kapal listrik memungkinkan nelayan membawa wisatawan menyusuri kawasan mangrove tanpa mengganggu habitat satwa, sekaligus menambah pendapatan hingga Rp350.000 per perjalanan. Program ini juga mendorong pengelolaan lingkungan melalui pengelolaan 183 kilogram sampah rumah tangga bersama TPS3R Desa Kelan.

Program KENALI tidak hanya fokus pada energi, tetapi juga mencakup pemberdayaan sosial melalui pelatihan literasi keuangan dan pendampingan usaha, terutama bagi istri nelayan. Ibu Luh, salah satu peserta, menyatakan bahwa pelatihan membantu meningkatkan kualitas usaha olahan ikannya, termasuk desain kemasan yang menarik dan identitas produk yang kuat. PJS Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menekankan bahwa keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir harus berjalan paralel dengan pelestarian lingkungan, karena keduanya saling terkait erat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait