Bos APINDO Ungkap Tantangan Baru CMO: Marketing Harus Buktikan Omzet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Shinta Kamdani, Ketua Umum APINDO, menyatakan peran CMO kini semakin berat karena harus membuktikan kontribusi langsung terhadap omzet perusahaan. Tidak lagi cukup dengan kampanye atau brand awareness, CMO kini dinilai dari berapa banyak pertumbuhan yang dapat ditambahkan dari setiap investasi marketing. Shinta menyebut perusahaan menghadapi 'growth gap' yakni kesenjangan antara aktivitas pemasaran dengan hasil pertumbuhan. Setiap keputusan marketing seperti alokasi media, segmentasi pelanggan, dan investasi merek harus dikaitkan dengan keputusan alokasi growth capital. CMO harus mampu menghubungkan investasi pemasaran dengan demand, nilai pelanggan, pendapatan, dan pertumbuhan bisnis secara terukur.
Bagikan
Berita terkait
Berkat Inovasi Digital, JRP Raih Indonesia Best CMO Awards 2026
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 11.12
Direktur Pemasaran Jasaraharja Putera Raih Indonesia Best CMO Awards 2026
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 09.53
Saatnya Responsible Brands Bertemu Konsumen yang Semakin Peduli
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 13.37
75 UMKM Sukses Raup Omzet Rp 307 Juta dari Bazar Pelindo di Empat Kota
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.42